Rumah Adat dan Pakaian Adat Bengkulu
official-moveandflex.com – Budaya Provinsi Bengkulu sangat kaya dan beragam, di pengaruhi oleh berbagai suku bangsa yang mendiaminya.
Berikut adalah rangkuman mengenai Rumah Adat dan Pakaian Adat Bengkulu.
Rumah Adat
Rumah adat Bengkulu yang paling di kenal adalah Rumah Bubungan Lima.
-
Bentuk, Rumah panggung yang di topang oleh tiang-tiang kayu.
- Filosofi, Di bangun tinggi untuk menghindari serangan binatang liar dan bencana alam seperti banjir.
- Bahan, Umumnya terbuat dari kayu, dengan Rumah Bubungan Lima yang di bangun tanpa menggunakan paku, melainkan menggunakan pasak kayu.
- Identitas, Rumah Bubungan Lima sangat identik dengan Suku Melayu Bengkulu dan di gunakan untuk acara-acara adat penting. Sementara itu, rumah rakyat biasa terkadang di sebut Rumah Umeak Potong Jang atau Rumah Patah Sembilan (mengadopsi rumah Suku Rejang).
Pakaian Adat
Pakaian adat Bengkulu secara umum di kenal sebagai Pakaian Adat Melayu Bengkulu, dengan ciri khas utama penggunaan Kain Batik Besurek.
- Kain Besurek, Ini adalah kain batik khas Bengkulu. Kata “Besurek” berarti bersurat karena kain ini memiliki motif kaligrafi atau tulisan huruf Arab. Motifnya saat ini sering dipadukan dengan motif khas daerah lain seperti Bunga Rafflesia Arnoldi.
- Pria, Mengenakan jas, celana panjang, tutup kepala (biasanya mahkota), dan keris, serta kain songket yang melingkari pinggang.
- Wanita, Mengenakan baju kurung berlengan panjang dari bahan beludru. Baju ini dihiasi dengan sulaman emas berbentuk lempengan-lempengan bulat seperti uang logam dan dipadukan dengan sarung songket sutra berhias emas.