Makna Lima Wajah dan Filsafat Tari Topeng Cirebon
official-moveandflex.com – Tari Topeng Cirebon mengurangi makna filosofis hidup manusia melalui lima jenis topeng.
Makna Lima Topeng Cirebon
- Topeng Panji, melambangkan bayi baru lahir dengan topeng putih bersih dan gerakan yang lembut, halus, dan tenang.
- Topeng Samba, mewakili masa kekanak-kanakan yang ceria, lincah, dan penuh rasa ingin tahu.
- Topeng Rumyang, masa remaja dengan gerakan yang lebih mantap dan mulai menunjukan kemapanan.
- Topeng Patih/Temenggung, melambangkan kedewasaan yang penuh tanggung jawab, tegas, dan berkpibadian.
- Topeng Kelana, tahap akhir atau sifat yang di kendalikan oleh nafsu seperti amaran dan keserakahan.
Filosofi Yang Terkandung
- Siklus Kehidupan, urutan topeng dari Panji sampai Kelana menggambarkan siklus kehidupan manusia dari bayi hingga dewasa
- Kontrol Diri, topeng Kelana melambangkan perjuangan manusia melawan sifat buruk dan nafsu yang bisa menguasai. Namun, dalam interpretasi lain, topeng ini juga bisa berarti seseorang yang telah mampu mengendalikan dirinya sendiri.
- Pesan Moral, melalui karakter yang berbeda-beda, tarian ini menyampaikan pesan moral tentang kepemimpinan, kebijaksanaan, dan peringatan terhadap sifat serakah.
- Keterkaitan Dengan Alam dan Spatial, Kelima topeng juga terkait dengan lima hari pasaran Jawa, lima arah mata angin, lima unsur nafsu, dan lima jenis karakter warna dalam konsep mandala.